Kamis, 24 Januari 2013

Perlukah Upgrade Perangkat Fotografi?


Teknik FotografiSering kali Anda mendengar pertanyaan dari seorang fotografer yang menanyakan kamera apa yang cocok untuk dipakai agar mereka menjadi fotografer yang lebih baik. Berhentilah menanyakan hal tersebut! gunakan apa yang Anda miliki sekarang, pergilah mencari lokasi pemotretan dimanapun itu, dan memotretlah! Terkadang banyak orang berpikir bahwa kamera yang mahal akan menyebabkan gambar itu terkesan sangat profesional, dan pemikiran seperti itu akan menghalangi Anda tumbuh menjadi fotografer yang handal.

little by little ...


Tidak bisa dipungkiri bahwa kita semua suka menggunakan kamera bagus dan bahkan mungkin menggunakan lensa Canon Seri L seperti fotografer kebanyakan sekarang. Camera serta lensa baru yang berharga mahal tidak menciptakan gambar yang bagus, Anda lah yang menciptakannya! Bagaimana dengan perangkat lunak image-processing? Photoshop, Lightroom atau Aperture tidak akan merubah sebuah foto jelek menjadi berkualitas, tetapi pastinya perangkat lunak tersebut membantu foto yang bagus menjadi lebih berkualitas. 

Pembelian kamera baru tidak akan membuat Anda menjadi seorang fotografer yang lebih baik, tetapi yang pasti itu hanya akan menjadikan Anda sebagai pemilik kamera keluaran baru. Untuk menjadi fotografer yang baik, belajarlah untuk melihat hal-hal dengan sudut pandang seorang fotografer dan berusahalah tetap menjaga keoriginal-an Anda, dan berusaha menciptakan style fotografi Anda sendiri. Keluarlah ke tempat-tempat outdoor dan lakukan banyak aktifitas sreet-photography. Buatlah semacam proyek fotografi harian atau bahkan mingguan. Buatlah goal bagi diri Anda sendiri, dan yang paling penting adalah keluarlah dari zona fotografi nyaman! potret! potret! 

Jika Anda sudah melakukan hal diatas dan hasil fotografi Anda sudah tidak mengalami peningkatan, maka belilah peralatan aksesoris. Jika hasil fotografi Anda meningkat, dan Anda merasa sudah terbatasi serta memiliki anggaran lebih, maka mungkin sudah saatnya berinvestasi untuk membeli bodi kamera atau sebuah lensa yang baru. 

Kebanyakan fotografer yang memahami hal ini memiliki dan menggunakan peralatan fotografi yang mendasar, dan meskipun mereka telah menjadi fotografer profesional, mereka tetap menggunakan peralatan yang sama untuk sementara waktu, bahkan kejadian yang mungkin dirasa lucu adalah klien memiliki kamera yang lebih bagus dari apa yang digunakan fotografer-fotografer tersebut. Lakukan upgrade peralatan secara bertahap seiring dengan bertambahnya klien, dan tentunya Anda memang benar-benar mampu untuk membayarnya, dan sebisa mungkin jangan terlibat dengan hutang!

Peningkatan kemampuan fotografi adalah orientasi dan tujuan pertama Anda. Memang benar bahwa teknologi kamera yang lebih advanced, mutakhir serta mahal bisa meningkatkan hasil pekerjaan Anda, tetapi lakukan jika Anda telah menguasai bagaimana memotret dengan baik menggunakan peralatan fotografi Anda yang Anda miliki sekarang. Setiap hari ada banyak sekali foto-foto berkualitas yang beredar di internet dan hanya di ambil menggunakan kamera handphone atau iPhone. Banyak juga foto yang berkualitas buruk yang dihasilkan oleh kamera mahal.
Family Portrait

Coba Anda sering berkunjung ke forum-forum fotografi atau komunitas yang ada di kota Anda, ketika mereka menemukan dan menikmati sebuah foto yang menurut mereka bagus, pertanyaan yang terlontar adalah bukan “Foto yang bagus! kamera apa gerangan yang digunakan?”. Pertanyaan yang sering keluar adalah “Siapa yang mengambil foto ini?”. Setelah melihat sebuah konser piano yang indah, tidak ada satupun orang yang pernah bertanya tentang merek piano yang dipakai. Penonton yang ada lebih tergerak dengan permainan dari pianist dibandingkan peralatan piano yang digunakan, dan itu adalah fakta!. Sadarilah, bahwa hampir semua legenda fotografer di dunia ini menciptakan hasil karya mereka dengan menggunakan peralatan dasar fotografi, tetapi mereka memiliki satu persamaan: mahakarya mereka dibuat lewat passion atau gairah serta visi. Inspirasi bisa di dapatkan dimana saja, online, buku fotografi, serta dari hasil karya fotografer lain. Carilah inspirasi, tetapi jangan pernah sekalipun berpikir untuk menjiplak hasil karya mereka! Bangunlah style fotografi Anda sendiri. Style atau gaya fotografi datang seiring dengan visi, kemampuan teknis serta pengalaman. Perkembangan memang membutuhkan waktu. Kamera baru hanya akan membuat diri Anda lebih keren di mata orang lain, tetapi tidak mengantarkan Anda ke stye fotografi yang orisinil.

Keterbatasan merupakan tantangan yang bisa Anda lakukan sebagai sarana meningkatkan teknis fotografi, sebagai contoh: jika Anda sekarang memiliki 8 lensa yang berbeda, cukup bawa satu lensa dalam sesi hunting. Satu lensa tersebut akan membantu anda bagaimana melihat dunia luar dengan cara yang baru. Mungkin saat ini Anda hanya memiliki sebuah kamera DSLR dan lensa 50mm f/1.8, maka jangan ragu! buatlah beberapa foto berkualitas hanya dengan perangkat tersebut. Hal tersebut untuk kedepannya akan meningkatkan nilai seni pada foto-foto Anda. Kamera kita hanya sebagai alat, boleh saja kita terobsesi pada perangkat kamera baru, kita semua melakukan perbaikan, tetapi berhentilah mengeluh dan selalu berharap seri terbaru dari Nikon atau Canon. keluar lah ke jalanan dan gunakan apa yang Anda punya. Itu yang akan membuat Anda menjadi fotografer yang lebih baik.

0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Updates Via E-Mail