Jumat, 18 Januari 2013

Alternatif Murah Dalam Fotografi Makro


Fotografi Makro - Sobat tentu ingin bereksperimen dengan mencoba fotografi makro bukan? tetapi bagaimana jika kita tidak memiliki anggaran yang cukup untuk membeli lensa makro yang harganya relatif mahal? Infotografi kali ini akan membahas beberapa cara atau alat alternatif yang bisa digunakan untuk aktifitas fotografi makro. Setiap pilihan alternatif berikut memiliki keuntungan serta kerugian masing-masing, tentunya tergantung dari anggaran, kemudahan serta kualitas gambar yang dihasilkan, tetapi percayalah cara-cara alternatif ini layak untuk dicoba.
Close Up Filter Test 2

Filter Close-Up

Solusi termurah untuk fotografi makro mungkin adalah dengan menggunakan Filter Close Up. Lensa kecil ini hanya dipasang seperti halnya Sobat memasang filter kamera, dan memungkinkan lensa kamera digital kita terfokus lebih dekat dibandingkan jarak fokus sebelumnya (tanpa Filter Close-Up). Penggunaan filter Close Up berarti memungkinkan kita untuk memenuhi frame dengan subyek foto kita.

Filter Close-Up

Lensa ini biasanya dijual dalam 3 set dan dilabeli dengan +1, +2, +3 dan lain-lain (dimana +3 memiliki pembesaran yang paling besar). Foto diatas adalah contoh untuk satu set filter close up +1, +2, +4.
Kabar baik ketika menggunakan filter close up selain harga murah serta kemudahan penggunaan, adalah Sobat masih memungkinkan untuk menggunakan semua fitur AUTO yang ada pada lensa seperti: metering, fokus, kendali Aperture dan lain-lain. Kerugian dalam memakai perangkat ini adalah menurunnya kualitas gambar atau foto karena otomatis ada benda lain (filter) diantara lensa dan obyek foto.

Extention Tube

Extention Tube merupakan sebuah pipa yang ditempatkan antara lensa kalian dan kamera DSLR. Perangkat ini memperpanjang jarak antara sensor gambar didalam kamera digital dengan lensa, dampak dari ini adalah kalian bisa mendapatkan fokus dengan jarak yang lebih dekat dari biasanya.

Berikut ini adalah contoh gambar Entention Tube


Extention Tube

Dampak dari penggunaan Extention Tube adalah jumlah cahaya yang masuk ke sensor gambar akan berkurang, jadi untuk mengatasi mendapatkan Exposure yang pas, kalian harus merubah pengaturan dengan menggunakan Aperture lebar, Shutter Speed lambat atau dengan ISO tinggi. Dampak lain dari penggunaan perangkat ini adalah, kemungkinan besar kalian akan kehilangan beberapa fitur otomatis dari lensa, beberapa merk bahkan harus menggunakan mode manual.
Biaya yang dikeluarkan untuk extention tube biasanya lebih mahal dari filter Close Up tetapi lebih memberikan hasil yang bagus, karena tidak ada elemen (kaca) yang berada diantara lensa dan obyek foto. Extention Tube hanya berupa pipa kosong yang berfungsi memperpanjang jarak sensor gambar dengan lensa.
Sebenarnya ada pilihan alternatif lain, yaitu dengan menggunakan Reverse Ring yang berguna untuk membalik lensa kalian. Ada Sobat InFotografi yang sudah mencobanya? Jika sudah yuk share hasil foto-foto kalian via Facebook Fan Page InFotografi atau di Akun Twitter Kami! Lumayan loh setidaknya hasil foto kalian bisa sharing dengan ratusan bahkan ribuan pehobi fotografi yang lain.

Jika Sobat benar-benar ingin mencoba alternatif murah ini, perangkat ini bisa kalian dapatkan secara online di www.studiostar7.net, dijamin barang akan tiba ditangan kalian. Selamat Mencoba!!

0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Updates Via E-Mail