DheTemplate.com
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna aliquam erat volutpat. Ut wisi enim ad minim veniam, quis nostrud exerci tation ullamcorper suscipit lobortis nisl ut aliquip ex ea commodo consequat Readmore...
SimpleBlog Template
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna aliquam erat volutpat. Ut wisi enim ad minim veniam, quis nostrud exerci tation ullamcorper suscipit lobortis nisl ut aliquip ex ea commodo consequat Readmore...
Pre Live Mag Template
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna aliquam erat volutpat. Ut wisi enim ad minim veniam, quis nostrud exerci tation ullamcorper suscipit lobortis nisl ut aliquip ex ea commodo consequat Readmore...
Rarely Template
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna aliquam erat volutpat. Ut wisi enim ad minim veniam, quis nostrud exerci tation ullamcorper suscipit lobortis nisl ut aliquip ex ea commodo consequat Readmore...
Poster Inc Template
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetuer adipiscing elit, sed diam nonummy nibh euismod tincidunt ut laoreet dolore magna aliquam erat volutpat. Ut wisi enim ad minim veniam, quis nostrud exerci tation ullamcorper suscipit lobortis nisl ut aliquip ex ea commodo consequat Readmore...
Hindari Asal Jepret Ketika Memotret!
The "Living Photographs"
GDT Nature Photographer 2013
Mengenal Depth of Field Dalam Fotografi
Aperture terbesar (contoh: f2, f4) memberikan depth of field terkecil
Aperture terkecil (contoh: f16, f22) memberikan depth of field terbesar
Semakin kecil sensor maka semakin besar pula depth of field pada aperture yang sama
Permasalahan Debu Pada Sensor Kamera
Meminimalkan Potensi Masuknya Debu
Mengatasi permasalahan debu
Pengaturan kamera saat pembersihan debu
Memotret Malam Hari Yuk!!!
Lalu bagaimana cara memotret di malam hari?
Tips Menghindari Salah Fokus
1. Tekan tombol shutter setengah untuk mengaktifkan autofokus
2. Alihkan ke manual focus setelah autofocus
3. Gunakan tombol autofokus yang ada di bagian belakang kamera.
Selamat Mencoba :)
Mengenal Candlelight Photography
1. Matikan Flash.
2. Gunakan Tripod
3. Tambahkan lilin.
4. Perlebar jarak lilin.
5. Reflektor Alami
6. Lensa Cepat
7. Zoom dan Aperture
8. Konteks dan background
cobalah untuk tetap sesimple mungkin, jika memungkinkan tempatkan subyek didepan background bewarna putih. hindari benda-benda atau obyek yang bisa menjadi pemecah perhatian penikmat foto kalian.9. Shutter Speed
10. Pengaturan ISO
11. Exposure
12. White Balance
13. Komposisi
14. Sumber cahaya lain
15. Gunakan flash yang dilengkapi dengan Colored Gel.
Foto Kurang Tajam? Tidak Lagi Deh!!
Ada beberapa hal yang bisa Sobat lakukan untuk meningkatkan presentase mendapatkan foto yang tajam. Berikut ini adalah beberapa tips untuk mendapatkannya:
1. Pilih fokus point secara manual
2. Pilih mode fokus yang tepat
3. Atur minimum Shutter Speed
4. Gunakan Tripod dan Shutter Release / Trigger
Persiapkan Diri Sebelum Memotret Pernikahan
- Kontrak pemotretan yang telah ditanda-tangani. sewaktu-waktu kalian membutuhkannya loh.. :)
- Cemilan dan air minum.
- Kamera cadangan, jika tidak punya cobalah meminjam teman keluarga atau menyewanya.
So.. persiapkan diri kalian dan buatlah foto-foto yang selalu dikenang oleh pasangan penganti seumur hidupnya..
Ternyata T-shirt Putih Bisa Jadi Reflektor Loh!
Ada satu cerita yang menarik ketika Sobat tersebut tidak membawa reflektor saat foto portrait, dan dia merasa membutuhkan reflektor untuk mengisi cahaya pada bagian wajah yang tertutup oleh bayangan. Dia menggunakan Kaos atau T-shirt bewarna putih yang dipakainya sebagai reflektor.
Masalah Saat Foto Siluet? Coba Spot Metering
Teknik fotografi ini sering kali terlupakan oleh kebanyakan fotografer pemula. Fitur kamera yang satu ini memberikan keleluasaan bagi fotogarer untuk mengontrol secara presisi porsi yang mana dari frame yang harus diukur untuk mendapatan exposure yang pas.
Selamat Mencoba.. :)
Vivian Maier - The Nanny Photographer
Foto-foto Vivian Maier tidak pernah diketahui oleh orang lain, dan kebanyakan masih berupa negatif. John Maloof adalah seorang yang menemukan foto-foto beliau di tahun 2007. John perlu diketahui adalah seorang sejarahwan serta kolektor. Sayangnya hasil pekerjaan Vivian Maier mulai menerima kritik serta pujian setelah kematiannya. Foto-foto Vivian Maier telah dipamerkan di banyak penjuru dunia baik melalui surat kabar dan majalah di AS, Inggris, Jerman, Itali, Perancis, dan negara-negara lain. Buku fotografi pun tidak mau kalah, pada tahun 2011 diterbikan buku yang berjudul Vivian Maier: Street Photographer.
Sumber: wikipedia
Semoga karya serta riwayat hidup Vivian Maier bisa memberi inspirasi bagi kita semua. Beberapa Foto Vivian Maier:




Aperture dan Ketajaman Lensa
Aperture yang menghasilkan foto paling tajam atau biasa disebut dengan "Sweet Spot" sangat beragam dari lensa ke lensa, tetapi sebagai patokan, kebanyakan lensa memiliki "Sweet spot" ketika mereka diturunkan antara 2 atau 3 stop dari aperture maksimum. Sebagai contoh pada lensa yang memiliki aperture maksimum f/2.8 memiliki "sweet spot" di aperture f/8.0.
Lalu bagaimana Kita mengetahui "Sweet Spot" dari Lensa?
Selamat bereksperimen!
Antara Filter Lensa Dan Ketajaman Foto
Apakah dengan menggunakan filter lensa akan mengurangi ketajaman foto?
Filter optik berkualitas bagus yang terbuat dari kaca murni atau resin tidak akan mengurangi ketajaman serta kontras dari foto, tetapi dengan syarat Sobat harus tetap menjaga filter tersebut bersih ketika digukan, bersih dari debu, ataupun bekas sidik jari. Yang harus diperhatikan adalah, ketika Sobat menambahkan elemen di depan lensa, maka akan meningkatkan potensi terjadinya flare dan pantulan cahaya atau yang sering disebut dengan "ghosting" (pantulan tersebut biasanya terjadi antara elemen bagian depan lensa dan bagian belakang dari filter). Ghosting bisa terjadi lebih parah lagi jika Sobat menggunakan lebih dari satu filter disaat bersamaan, contoh: menggunakan filter Polarize didepan filter UV.
Memberikan Ruang Kosong Pada Subyek Gerak - Komposisi
1. Subyek yang bergerak dan meninggalkan "sesuatu"
2. Menggambarkan kecepatan
3. Menunjukkan perjalanan
Alasan terakhir ini dirasa juga tepat untuk melanggar aturan, yaitu ketika Sobat ingin memvisualisasikan sebuah perjalanan dimana subyek sudah berada di tujuannya dan bukannya kemana mereka akan pergi.
Mengenal Natural Light Untuk Foto Portrait
Intensitas cahaya
Kontras akan menjadi rendah dan cahaya terlihat lebih menarik ketika memotret dengan cahaya yang kurang intens dan menyebar. Ada beberapa caya yang bisa sobat lakukan untuk mengurangi intensitas serta menyebarkan cahaya ketika matahari bersinar terlalu terang diatas kepala:
Carilah semacam cover atau penutup. Teduhan bisa menjadi difusser yang bagus. Cobalah memotret subye dibawah naungan atau teduhan beranda, teras rumah, atau dibawah bayangan pohon yang besar. ketika memotret ditempat teduh Pastikan subyek ternaungi secara merata, jika ada sedikit saja cahaya matahari yang menembus dan menyinari wajah maka tentu akan mengurangi tampilan foto.
Tidak menemukan tempat teduh? Sobat bisa menggunakan kain transparan yang lebar. Tempatkan kain transparan tersebut diantara subyek dan sumber cahaya. Langit yang berawan bagus membentuk natural light yang bagus untuk fotografi portrait, karena awan yang menutupi cahaya matahari bisa berperan sebagai diffuser. Sobat pada hari yang berawan/mendung mungkin akan perlu untuk menggunakan teknik fill flash agar detail wajah pada subyek masih bisa menonjol dalam foto.
Jika Sobat memotret di dalam ruangan dan menggunakan cahaya matahari yang melewati jendela sebagai sumber cahaya, maka tempatkan subyek sedikit menjauh dari jendela untuk mengurangi intensitas cahaya. Sobat juga bisa menggunakan tirai jendela atau kain transparan diantara subyek dan jendela sebagai difusser.
Warna Cahaya
Pengaturan white balance ini mungkin tidak selalu memberikan hasil warna foto yang benar. Warna obyek yang manjadi media pantulan cahaya juga akan mempengaruhi warna cahaya. Jika warna foto tidak benar bisa menyebabkan warna kulit subyek terlihat seperti sakit. Pengaturan white balance terbaik pada kamera adalah custom white balance. Selalu simpan grey card di tas kamera kalian, sehingga Sobat bisa mengatur custom white balance kapan saja saat memotret.
Arah Cahaya
Mengetahui dari mana arah cahaya akan membantu kalian dalam memposisikan subyek guna mendapatkan foto terbaik. Mungkin banyak asumsi bahwa posisi terbaik adalah menempatkan subyek menghadap langsung cahaya matahari yang terang agar bagian wajah bisa diterangi, tapi ini bukanlah pilihan yang selalu baik. Subyek yang menghadap matahari secara langsung matanya akan cenderung akan menyipit karena silau. Hal ini juga akan menyebabkan bayangan disekitar kantung mata yang menyebabkan wajah subyek tampak lelah.Coba potretlah subyek yang diposisikan membelakangi sumber cahaya. Backlight akan menghasilkan higlight yang bagus disekitar rambut, gunakan reflektor atau fill flash untuk mengisi bayangan dan mengangkat detail dibagian wajah. Pilihan posisi bagus lainnya adalah menempatkan subyek disisi atau sedikit dibelakang mereka.
Tips Memotret Di Bawah Sinar Matahari Terang
Hal yang terjadi bisa saja kebalikan! Terlalu banyak atau kuat cahaya tidak selalu berarti menghasilkan foto hebat. Bahkan ketika Sobat memotret portrait di bawah cahaya terang akan menghadapi beberapa masalah yang nyata.
1. Fill Flash
2. Memotret di teduhan/naungan
3. Gunakan Reflektor
Memotret Menggunakan Lensa Fixed 50mm F/1.8
Usahakan lensa fix ini selalu menyertai kalian baik memotret menggunakan kamera DSLR Canon maupun NIkon. Meskipun Sobat mungkin sudah memiliki lensa yang lebih bagus, tapi tidak ada salahnya lensa 50mm ini selalu berada di dalam tas kalian. Lensa prime atau fix ini relatif tajam meskipun Sobat memotret dengan bukaan lebar seperti pada aperture f/1.8 sampai f/22.
Lensa 50mm f/1.8 bisa menjadi lensa favorit, jika dikombinasikan bersama sensor DSLR dengan 1.5X atau crop factor lebih tinggi (seperti Nikon D90, Canon 50D, dan kebanyakan camera yang bukan full frame), kalian akan mendapatkan 75mm lensa portrait secara aktual. Jika Sobat menggunakan sensor DSLR full frame, maka akan mendapati seperti lensa standart.
Pada intinya Sobat akan mendapatkan hasil dengan kualitas bagus hanya dengan kisaran harga Satu juta rupiah. Sangat patut dan layak untuk dimiliki bukan?
Contoh diatas merupakan contoh foto bayi yang sedang dijemur dibawah sinar matahari pagi. Kamera yang digunakan adalah Nikon D70s dengan lensa Nikon 50mm f/1.8. Pemotretan dilakukan tanpa menggunakan flash, hand held (tanpa tripod). Ketika masuk ke dalam komputer PC untuk foto tersebut begitu terasa detail serta ketajamannya. Sejak saat itu lensa 50mm selalu menjadi pilihan pertama ketika mengambil foto portrait.
Sisi Positif :
- Tajam: Fakta yang ada adalah produsen atau manufaktur lensa ini tidak butuh banyak material kaca untuk digunakan sebagai zooming, desain lensa ini fix, dan sangat sederhana.
- Relatif murah: Harga dari lensa ini hanya berkisar Satu juta rupiah, dengan harga tersebut Sobat sudah bisa memiliki lensa dengan kualitas hasil yang menakjubkan.
- Kecil dan ringan: Baik lensa prime/fix keluaran Canon atau Nikon memang berukuran kecil dan ringan hanya seukuran 1/2 dari lensa kit.
Sisi Negatif :
- Tidak ada zoom: Di era fotografi digital saat ini kita memang sangat dimanjakan, pada era film dengan lensa prime/fix, zooming selalu dilakukan dengan menggunakan "kaki".







































